Putra Putri FKIP 2018

Ajang bergengsi senantiasa dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Unisma. Kali ini even bergengsi tersebut bertajuk Pemilihan Putra Putri FKIP Unisma 2018. Demikian ditegaskan oleh Ketua BEM FKIP Saudara Faruq Al Farisi dalam sambutan kegiatan Malam Pemilihan Putra Putri Kampus di Gedung Usman Mansur, Universitas Islam Malang (Rabu, 11/4/2018).

Finalis Putra Putri FKIP Unisma 2018

“Kreatifitas senantiasa kami lakukan. Inovasi dan gebrakan selalu kami dengungkan terlebih dalam ajang tahunan ini dalam rangka Hari Lahir FKIP Unisma ke 37.” Tegas Faruq pemuda tampan asal Madura.

Sambutan Dekan FKIP Dr. Hasan Busri, M.Pd.

Faruq menambahkan bahwa kegiatan ini sangat diapresiasi mahasiswa FKIP Unisma. Tercatat lebih dari 35 mahasiswa mendaftarkan diri menjadi Duta FKIP yang akhirnya terpilih 20 besar untuk malam penganugerahan. Proses seleksi ini melalui beberapa tahap diantaranya adalah personal yang baik, prestasi kampus, interview, dan kemampuan berbicara didepan umum.

Aksi mahasiswa FKIP dalam ajang pemilihan putra putri FKIP

Sementara itu Dekan FKIP Unisma, Dr. Hasan Busri, M.Pd. menegaskan bahwa sebagai seorang putra dan putri FKIP haruslah memiliki intelektualitas yang tinggi, wawasan luas, pemahaman yang memadai tentang pendidikan, agama, budaya, ekonomi, dan teknologi. Jadi tidak hanya cantik dan tampan tapi mempunyai kapabilitas yang mumpuni sebagai insan akademika yang hidup diera milineal terlebih sebagai mahasiswa FKIP haruslah mempunyai kompetensi yang disebut tadi dan pastinya berakhlakul karimah. Sambut Dr. Hasan dalam sambutannya.

Acara ini terasa sangat meriah, selain dihadiri pimpinan FKIP dari Dekan sampai ke Kaprodi serta dosen, turut hadir Duta Unisma, Duta Pangan Kota Malang, sekaligus para aktivis Unisma. Dan tidak kalah meriahnya dukungan dari kelas yang temannya menjadi peserta pada malam itu.

Para peserta diminta untuk menampilkan bakat yang dimilikinya dan menjawab pertanyaan dewan juri terkait pendidikan, agama, budaya, dan kepemimpinan. 10 besar yang terpilih harus menampilkan kesenian dan kemampuan terbaiknya seperti orasi, musikalisasi puisi, drama, tari, qiroah, dan stand up comedy.

Terpilih sebagai putra dan putri FKIP Tahun 2018 adalah Adit Kurnia Waluya, mahasiswa Pendidikan Matematika Semester 2 dan Yuliati Mahasiswa Pendidikan  Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 2. Sementara itu Runner up diraih oleh Sukman mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris semester 4 dan Devi Vanda Ayustina mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester 4.

Selamat kepada para mahasiswa yang terpilih. Mereka yang terpilih mempunyai tugas mengemban amanah untuk ikut membesarkan FKIP Unisma. Sementara yang belum terpilih tidak berkecil hati karena menjadi peserta ini saja sudah merupakan prestasi terbaik. Tegas Faruq.