Malang, 25 Juni 2026 — Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Universitas Islam Malang (UNISMA) menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Calon Guru dengan tema “Student Wellbeing sebagai Indikator Utama Praktik Pendidikan”. Kegiatan ini bertujuan membekali calon guru agar mampu menciptakan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan psikologis dan perkembangan sosial emosional peserta didik.
Workshop menghadirkan narasumber Dr. Wahyu Widodo, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang, yang memberikan penguatan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya peran guru dalam membangun lingkungan belajar yang positif, aman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Dalam sambutannya, penyelenggara menegaskan bahwa guru profesional tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping perkembangan peserta didik. Pemahaman terhadap konsep student wellbeing menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi pedagogik calon guru, terutama dalam menghadapi kebutuhan peserta didik yang semakin kompleks.
“Pendidikan tidak hanya berbicara tentang nilai dan prestasi akademik, tetapi juga bagaimana peserta didik merasa dihargai, nyaman, memiliki keterlibatan dalam belajar, serta berkembang secara utuh. Calon guru perlu memiliki kepekaan terhadap aspek tersebut,” disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Melalui workshop ini, peserta PPG Calon Guru mendapatkan pemahaman mengenai konsep kesejahteraan peserta didik, strategi membangun hubungan positif antara guru dan siswa, serta penerapan pendekatan pembelajaran yang mendukung perkembangan sosial emosional.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PPG UNISMA dalam menyiapkan guru profesional yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sesuai tuntutan pendidikan masa kini.
Dengan adanya penguatan student wellbeing, diharapkan lulusan PPG Calon Guru UNISMA mampu menghadirkan praktik pendidikan yang lebih humanis, inklusif, dan berpusat pada peserta didik.




