0341 – 551932, 551822 Jl. Mayjend Haryono 193 Malang
EnglishBahasa Indonesia
0341 – 551932, 551822 Jl. Mayjend Haryono 193 Malang
EnglishBahasa Indonesia

Pimpinan FKIP UNISMA Menjadi Pembicara dalam Seminar Pendidikan Kolaborasi Bersama SEAQIL dan Asosiasi Jalin Pena Indonesia

Malang – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan dan kolaborasi internasional melalui kegiatan Seminar Pendidikan Kolaborasi yang bekerja sama dengan SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) dan Asosiasi Jalin Pena Indonesia. Kegiatan ini mengusung tema “Reimagining Education in the Age of AI: From Knowledge Transfer to Human Transformation” dan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Gedung Utsman bin Affan Lt. 7 Universitas Islam Malang.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah pimpinan FKIP UNISMA sebagai pembicara, di antaranya Dekan FKIP Dr. Hamiddin, M.Pd., Wakil Dekan 1 Dr. Kurniasih, M.A., Wakil Dekan 2 Dr. Sikky El Walida, M.Pd., serta Wakil Dekan 3 Dr. Moh. Badril, M.Pd. Selain itu, turut hadir Ketua Program Studi dan sekretaris program studi di lingkungan FKIP UNISMA yang memberikan gagasan dan pandangan mengenai transformasi pendidikan di era kecerdasan artifisial (AI).

Dalam sambutannya, Dekan FKIP UNISMA Dr. Hamiddin, M.Pd. menyampaikan bahwa perkembangan teknologi, khususnya AI, menuntut dunia pendidikan untuk tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, dan kemampuan adaptasi peserta didik. Menurutnya, pendidikan masa depan harus mampu menghadirkan transformasi manusia yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

“Pendidikan di era AI harus mampu membentuk manusia yang kritis, kreatif, dan tetap memiliki nilai moral serta budaya. Kolaborasi dengan SEAQIL dan Asosiasi Jalin Pena Indonesia menjadi langkah strategis untuk memperkuat inovasi pendidikan,” ujarnya.

Kegiatan seminar berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri atas dosen, guru, mahasiswa, dan praktisi pendidikan. Berbagai materi yang disampaikan membahas inovasi pembelajaran, transformasi kurikulum, penguatan literasi, hingga strategi pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan.

Kolaborasi antara FKIP UNISMA, SEAQIL, dan Asosiasi Jalin Pena Indonesia diharapkan mampu memperluas jejaring akademik dan memperkuat kontribusi pendidikan Indonesia dalam menghadapi tantangan global di era digital. Seminar ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan gagasan dalam menciptakan pendidikan yang lebih humanis, adaptif, dan berdaya saing internasional.

Melalui kegiatan ini, FKIP UNISMA menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif mendorong inovasi dan transformasi pendidikan demi terwujudnya sumber daya manusia unggul di masa depan.

About the author