0341 – 551932, 551822 Jl. Mayjend Haryono 193 Malang
EnglishBahasa Indonesia
0341 – 551932, 551822 Jl. Mayjend Haryono 193 Malang
EnglishBahasa Indonesia

FKIP UNISMA Perkuat Kompetensi Digital Dosen melalui Pendampingan Pembelajaran Terintegrasi SPADA

Malang, 21 September 2026 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperkuat transformasi pembelajaran berbasis digital melalui kegiatan Pendampingan Teknis Mata Kuliah, Konten, dan Video Pembelajaran Daring Standar Nasional Terintegrasi SPADA, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Drs. KH. Abdul Ghofir, Gedung Umar Bin Khattab, UNISMA, tersebut merupakan bagian dari upaya FKIP UNISMA meningkatkan kualitas pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi pendidikan sekaligus memperkuat implementasi Outcome-Based Education (OBE).

Pendampingan diikuti oleh dosen FKIP UNISMA dan menghadirkan Ir. Wahyu Purnomo, M.T. sebagai narasumber pada sesi pertama. Fokus pembahasan dalam sesi ini adalah pemanfaatan Lumi untuk membuat media pembelajaran interaktif berbasis web.

Dekan FKIP UNISMA Soroti Perkembangan AI

Kegiatan diawali dengan penyambutan dan pengarahan dari Dekan FKIP UNISMA, Dr. Hamiddin, M.Pd. Dalam arahannya, Dekan menyoroti perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang berlangsung sangat cepat dan membawa perubahan signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan.

Perkembangan AI, menurutnya, perlu menjadi perhatian serius bagi kalangan akademisi, khususnya dosen. Kehadiran teknologi tidak semata-mata dipandang sebagai perangkat bantu, tetapi juga sebagai bagian dari perubahan ekosistem pembelajaran yang menuntut dosen untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi digital.

Dalam konteks perguruan tinggi, perkembangan tersebut semakin memperkuat kebutuhan untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar yang aktif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Karena itu, penguatan kemampuan dosen dalam mengembangkan konten pembelajaran digital menjadi bagian penting dari peningkatan mutu pembelajaran di FKIP UNISMA.

Lumi sebagai Media Pembelajaran Interaktif

Setelah pengarahan dari pimpinan fakultas, kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan Ir. Wahyu Purnomo, M.T. Salah satu fokus utama pendampingan adalah pengenalan dan pemanfaatan Lumi, sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran interaktif berbasis web.

Wahyu menjelaskan berbagai potensi Lumi dalam mendukung dosen mengembangkan bahan ajar digital. Berbeda dengan penyajian materi yang hanya mengandalkan dokumen atau video secara satu arah, media interaktif memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan materi yang dipelajari.

Dalam penyampaiannya, Wahyu menegaskan bahwa “Lumi adalah media interaktif yang sangat powerful.”

Pernyataan tersebut menggambarkan potensi Lumi sebagai salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan dosen untuk memperkaya bentuk penyajian materi pembelajaran. Dengan media interaktif, materi dapat dikembangkan dalam bentuk yang lebih variatif sehingga mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga dapat terlibat dalam aktivitas pembelajaran yang dirancang di dalam media.

Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan dalam pembelajaran perguruan tinggi yang saat ini semakin terintegrasi dengan teknologi digital. Dosen dituntut tidak hanya menguasai substansi keilmuan, tetapi juga mampu menerjemahkan substansi tersebut ke dalam berbagai bentuk sumber belajar yang mudah diakses dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa.

Mendukung Implementasi OBE

Pengembangan media pembelajaran interaktif melalui Lumi juga memiliki keterkaitan erat dengan penguatan Outcome-Based Education (OBE) di FKIP UNISMA.

Pembelajaran berbasis OBE menempatkan capaian pembelajaran sebagai salah satu titik penting dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Oleh sebab itu, berbagai aktivitas pembelajaran, materi, media, dan asesmen perlu diarahkan untuk mendukung ketercapaian kompetensi yang telah ditetapkan.

Dalam kerangka tersebut, teknologi digital dapat menjadi sarana untuk membantu dosen merancang aktivitas pembelajaran yang lebih beragam. Media interaktif berbasis web dapat dikembangkan sesuai karakteristik mata kuliah dan capaian pembelajaran yang hendak dicapai.

Pendampingan ini juga menjadi bagian dari agenda FKIP UNISMA dalam memperkuat penerapan berbagai pendekatan pembelajaran, termasuk Case Method dan Project-Based Learning (PjBL), sekaligus mendorong digitalisasi pembelajaran yang terintegrasi dengan SPADA.

Dengan demikian, pemanfaatan teknologi tidak berhenti pada penggunaan platform digital sebagai tempat mengunggah materi, tetapi diarahkan pada pengembangan ekosistem pembelajaran yang lebih terstruktur, interaktif, dan berorientasi pada capaian mahasiswa.

Dosen Didorong Tidak Sekadar Menjadi Pengguna Teknologi

Hal penting yang muncul dalam pendampingan tersebut adalah perlunya perubahan posisi dosen dalam menghadapi perkembangan teknologi pembelajaran. Dosen tidak cukup hanya menjadi pengguna berbagai platform digital yang sudah tersedia, tetapi juga perlu memiliki kemampuan untuk merancang, mengembangkan, dan mengadaptasi media pembelajaran sesuai kebutuhan mata kuliah.

Pengenalan Lumi menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun kompetensi tersebut. Dosen dapat mengeksplorasi berbagai kemungkinan dalam mengubah materi pembelajaran menjadi sumber belajar digital yang lebih interaktif.

Hal ini juga sejalan dengan perkembangan mahasiswa sebagai generasi yang semakin akrab dengan lingkungan digital. Oleh karena itu, proses pembelajaran di perguruan tinggi perlu terus beradaptasi tanpa kehilangan substansi akademik dan tujuan pendidikan.

Transformasi digital pada akhirnya bukan sekadar persoalan penggunaan teknologi, melainkan bagaimana teknologi tersebut digunakan secara tepat untuk memperkuat proses pedagogis.

Bagian dari Penguatan Mutu Pembelajaran FKIP UNISMA

Kegiatan pendampingan ini menunjukkan komitmen FKIP UNISMA untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi dosen. Pengembangan konten digital, video pembelajaran, media interaktif, serta integrasi pembelajaran melalui SPADA menjadi bagian dari proses berkelanjutan dalam membangun pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Perkembangan AI yang disampaikan oleh Dekan FKIP UNISMA dan pengenalan Lumi oleh narasumber memberikan perspektif bahwa transformasi digital pendidikan berlangsung secara simultan. Dosen perlu memahami perkembangan teknologi sekaligus mampu memilih dan memanfaatkannya secara pedagogis sesuai kebutuhan pembelajaran.

Melalui kegiatan tersebut, FKIP UNISMA tidak hanya mendorong dosen untuk menggunakan teknologi, tetapi juga mengembangkan kapasitas dosen untuk menciptakan pengalaman belajar digital yang lebih interaktif dan bermakna.

Pendampingan teknis ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat implementasi OBE, meningkatkan kualitas konten pembelajaran daring, serta mendukung terwujudnya pembelajaran yang semakin adaptif, inovatif, dan terintegrasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.

About the author