
Malang, 23 April 2026 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) bersama Madonna University, Nigeria dan SBDI Center, Zambia.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/4/2026) pukul 09.00–11.00 WIB tersebut dilaksanakan di Ruang KH. Abdul Ghofur, Lantai 4, Gedung Umar bin Khottob, Universitas Islam Malang .
Dalam kesempatan tersebut, Dekan FKIP UNISMA, Dr. Hamiddin, M.Pd., turut hadir dan secara resmi menandatangani dokumen kerja sama sebagai bentuk komitmen penguatan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan ini merupakan bagian dari agenda strategis universitas dalam memperluas jejaring global, khususnya dengan institusi pendidikan di kawasan Afrika. Kerja sama ini diharapkan mampu membuka peluang pertukaran akademik, kolaborasi riset, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan FKIP.
Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari rektor, wakil rektor, direktur pascasarjana, hingga para dekan di lingkungan UNISMA. Kehadiran para pimpinan menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya internasionalisasi kampus.

Dr. Hamiddin, M.Pd. menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya saing lulusan FKIP di tingkat global. “Melalui MoU dan MoA ini, kami berharap dapat mengembangkan program-program kolaboratif yang berdampak nyata, baik dalam bidang pendidikan maupun penelitian,” ujarnya.
Lebih lanjut, kerja sama ini diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret, seperti joint research, student exchange, guest lecture, serta pengembangan kurikulum berbasis internasional.
Dengan terlaksananya penandatanganan MoU dan MoA ini, Universitas Islam Malang semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi unggul yang berorientasi global dan berkontribusi terhadap peradaban dunia.


