Malang. Rabu, 8 Mei 2018. Jurnalistik di Era Revolusi Industri 4.0 menjadi tema yang diangkat dalam gelaran Ekspo Jurnalistik yang dilangsungkan oleh mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang.

Luluk Imanunnah, ketua pelaksana kegiatan Ekspo Jurnalistik 2018 menyatakan bahwa ini adalah ajang unjuk kemahiran terkait ilmu jurnalistik. “Ada delapan produk jurnalistik yang kami gelar, mulai dari media cetak, radio, tv, hingga media daring. ” tukasnya.

Dr. Ari Ambarwati, SS, M.Pd, dosen pengampu matakuliah praktik jurnalistik menyatakan bahwa aktivitas ini adalah ajang untuk mengasah kemahiran jurnalistik. “Di semester sebelumnya, mereka sudah menempuh matakuliah teori jurnalistik. Mereka sudah mendapatkan bekal teori kejurnalistikan, nah pada semester ini mereka harus membuat produk jurnalistik sebagai tugas berbasis projek. “tuturnya.

Antusiasme mahasiswa mengunjungi ekspo jurnalistik

Teori dan Praktik Jurnalistik adalah dua matakuliah unggulan yang disajikan di Prodi PBSI untuk membekali calon guru dengan keterampilan jurnalistik. “Bidang jurnalistik bisa mereka geluti, jika tak memilih profesi sebagai guru. “pungkasnya.

Hasbi, salah satu mahasiswa yang membuat produk koran bersama sepuluh temannya yang lain menyatakan antusias dengan tugas ini. “Kami berbagi tugas sesuai keahlian masing-masing. Saya bertugas mencari berita sekaligus sebagai reporter bersama dua teman lain, sementara yang lain mengerjakan lay out, membuat iklan advertorial, dan menulis features. Kami juga ingin ambil bagian dengan mengedepankan jurnalisme yang berbasis data dan antihoax.” tutur mahasiswa yang juga aktivis perpustakaan trotoar Malang Raya inj.


Ekspo Jurnalistik 2018 berlangsung di Lobi Gedung Al Hanafi, Universitas Islam Malang.